Sebenernya dah basi kalo masih ngulas tentang lagu “Sempurna” dari Andra and The Backbone, lagu “Aku Mau” dari Once, apalagi lagu “Really Love A Woman” nya Bryan Adam. Kalo istilah temenku, ngutip dari AADC, “telat.. madingnya dah terbit!” Pada dasarnya ketiga lagu tadi sangat aku suka. Tetapi semakin lama mendengar dan menyanyikannya semakin terasa bahwa ada sesuatu yang terasa mengganjal. Tapi karena lagu-lagu ini masih tetep hits terutama di karaoke :D gak ada salahnya tetep di tulis unggah. Tentu saja berdasarkan sekelebat bayangan yang ada di kepala.

Bagaimana kita bisa mencintai seseorang namun kita menginginkan dia membalas seperti yang telah kita beri ? Bagaimana kita dapat mencinta jika mengharap balasan ? Kesempurnaan siapa yang akan dicari, .. dia, kita ato kesempurnaan bersama ? Bagaimana aku musti mencinta ?

Lagu pertama.

SEMPURNA – Andra and the Backbone

Kau begitu sempurna
Dimataku kau begitu indah
kau membuat diriku akan slalu memujamu

Disetiap langkahku
Kukan slalu memikirkan dirimu
Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu

*) Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa

Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku
Lengkapi diriku
Oh sayangku, kau begitu
Sempurna.. Sempurna..

Kau genggam tanganku
Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalku

Back to *)

Keunggulan lagu ini pada lirik yang tidak begitu njelimet dan mudah dicerna serta melodi yang bisa dinyanyikan semua orang. Satu lagu yang berkisah tentang kesempurnaan seseorang sehingga seseorang yang lain merasa terlengkapi dengan keberadaan sosok sempurna tadi. Jika dibawa pada suatu hubungan sepasang kekasih normal maka yang ditonjolkan disini adalah kesempurnaan sang wanita sehingga si lelaki begitu memujanya, begitu mencintainya. Karena yang nyanyi Andra and the Backbone ya aku anggap cinta seorang lelaki kepada wanita, meski bisa juga dinyanyikan seorang wanita semisal Gita Gutawa. Cinta disini menurutku begitu rentan dan mudah retak. Lho kok? Iya, pada saat si lelaki menemukan setitik ketidaksempurnaan dari sang wanita maka cintanya akan remuk. Kesempurnaan yang bernilai dimatanya akan langsung buyar diganti dengan sekelumit kebencian yang sedikit demi sedikit akan menghapus cinta itu. Kalimat-kalimat yang biasa menjadi alasan seperti : dia telah berubah, dia tak lagi seperti yang dulu, ternyata saya diboongi, dia pendusta, dan kalimat lain yang serupa seakan menjadi alasan mutlak untuk meninggalkan sosok yang dahulu sempet menjadi bagian dari dirinya. Kisah perceraian kasih selebriti kita sehari-hari lewat tayangan gosip menjadi bukti sisi lain dari lagu yang Sempurna ini. Cinta disini bisa ditulis menjadi : I love You because I need You.

Kamu juga pernah punya kisah yang sama :oops: ? Bentar jangan dijawab dulu .. :)

Lagu kedua.

AKU MAU – Once

Kau boleh acuhkan diriku
Dan anggap ku tak ada
Tapi takkan merubah perasaanku
Kepadamu

Kuyakin pasti suatu saat
Semua kan terjadi
Kau kan mencintaiku
Dan tak akan pernah melepasku

Aku mau mendampingi dirimu
Aku mau cintai kekuranganmu
Selalu bersedia bahagiakanmu
Apapun terjadi
Kujanjikan aku ada

Kau boleh jauhi diriku
Namun kupercaya
Kau kan mencintaiku
Dan tak akan pernah melepasku

Aku mau mendampingi dirimu
Aku mau cintai kekuranganmu
Aku yang rela terluka
Untuk masa lalu

Once sebagai ikon lelaki romantis berusaha menyampaikan bahwa si lelaki lah pemegang peran dalam percintaan ini. Karena begitu besar cintanya pada sang wanita menempatkan dirinya, lelaki, sebagai sosok yang berbicara. Seorang lelaki dengan cinta yang dimilikinya. Bukan sosok wanitanya yang dimunculkan tetapi bentuk cinta itu sendiri yang ditonjolkan. Bukan kesempurnaan yang dicari tetapi cinta itu sendiri yang rela menerima meski ada kekurangan disana-sini. Bentuk cinta seperti ini menurutku lebih kuat dari cinta pada lagu pertama. Kalimat yang diucapkan dalam janji perkawinan, “aku akan menerimamu dalam untung dan malang, suka maupun duka” menjadi perwakilan bentuk cinta ini. Cinta yang menuntut kerelaan seperti ini yang lebih sulit dan berat untuk diberikan dan dijalani. Oke .. cinta seperti inikah yang kamu punya kepada kekasihmu sekarang ? Bentar.. masih ada bentuk cinta yang lain. :)

Lagu ketiga.

REALLY LOVE A WOMAN – Bryan Adam

To really love a woman
To understand her – you gotta know it deep inside
Hear every thought – see every dream
N’ give her wings – when she wants to fly
Then when you find yourself lyin’ helpless in her arms
You know you really love a woman

*) When you love a woman you tell her
that she’s really wanted
When you love a woman you tell her that she’s the one
she needs somebody to tell her
that it’s gonna last forever
So tell me have you ever really
- really really ever loved a woman?

To really love a woman
Let her hold you -
til ya know how she needs to be touched
You’ve gotta breathe her – really taste her
Til you can feel her in your blood
N’ when you can see your unborn children in her eyes
You know you really love a woman

Back to *)

You got to give her some faith – hold her tight
A little tenderness – gotta treat her right
She will be there for you, takin’ good care of you
Ya really gotta love your woman…

Then when you find yourself lyin’ helpless in her arms
You know you really love a woman

Back to *)

Just tell me have you ever really,
really, really, ever loved a woman? You got to tell me
Just tell me have you ever really,
really, really, ever loved a woman?

Dalam lagu yang ini dikisahkan bahwa untuk mencintai seorang wanita, seorang lelaki musti dapat memberi apa yang dibutuhkan seorang wanita. Tidak harus menunggu sang wanita meminta apa yang dibutuhkannnya. Tetapi beri.. beri.. dan beri. Sesuatu yang bagi sebagian orang aneh, Bukankah cinta seharusnya saling memberi ? Tetapi ini yang musti menjadi perhatian. Cinta itu memberi. Cinta itu tidak meminta. Cinta pada taraf ini membutuhkan kerelaan hati yang ruarrr biasa.

True love never have a happy ending, because they never end !
Bagaimana dengan cinta kamu ? Masih tahap meminta, baru tahap menerima, ato udah tahap memberi ? ;)

Catatan :
Untuk salah seorang teman yang terombang-ambing antara kesalahan masa kini dan janji kesetiaan dimasa lalu. Untuk harapan yang terancam kandas dan maaf yang tak kunjung mampu terucap.

Possibly Related Posts:


  • Share/Bookmark