Thursday, February 23, 2012 4:02

Curhat Polisi Papua

Tagged with: , , , ,
Posted by on Wednesday, December 7, 2011, 11:44
This news item was posted in tanda kutip category and has 0 Comments so far.

Sudah 3 anggota bahkan lebih anggota Polri yang meninggal di Papua karena di aniaya dan di tembak mati oleh OPM… Apa kita hrs diam saja sekarang melihat Ibu, Istri, anak, sahabat & Institusi Polri yg dicintai kita kehilangan satu persatu prajurit & tinggal menangisinya!!!

Demikian isi pesan singkat yang beredar baru-baru ini. Apakah yang dapat kita lakukan ? Akan dibawa kemana masalah Papua ini ?

“Apa Brimob Layak Disembelih?”

Tewasnya tiga prajurit Brimob Polri di Papua awal bulan ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga besar Korps Bhayangkara. Sebagai bentuk rasa duka cita itu, baru-baru ini beredar sebuah pesan singkat berisi curahan hati (curhat) tentang kekecewaan anggota Polisi terhadap publik khususnya kalangan LSM yang tidak pernah berempati terhadap tewasnya personel Brimob di Papua.

Berikut ini petikannya,

“Kemarin Bripda Eko dan hari ini kt digegerkan kembali ttg Bripda Ridwan Napitupulu yang menjadi korban penganiayaan tanggal 1 desember 2011 meninggal dunia baru saja… Bripda Ridwan Napitupulu terkena panah dan hantaman benda tumpul… Sudah 3 anggota bahkan lebih anggota Polri yang meninggal di Papua karena di aniaya dan di tembak mati oleh OPM… Apa kita hrs diam saja sekarang melihat Ibu, Istri, anak, sahabat & Institusi Polri yg dicintai kita kehilangan satu persatu prajurit & tinggal menangisinya!!!

Dimana Komnas HAM yang selalu mengelu2kan Hak Asasi Manusia??? Apa Aparat Polisi/Brimob Polri bukan manusia. Layak kah Pengayom, Pelayan dan Pelindung Masyarakat meninggal spt seekor kambing di sembelih??? Mereka Prajurit, mereka Ujung Tombak.”

Papua Dilindungi HAM, Apa Kami Juga?”

“Kalo masyarakat apalagi media yg terluka atau meninggal krn anggota polri/tni yg terpancing emosinya beritanya hampir di smua stasiun tv, siang malam di ekspos,smua unsur pimpinan diundang, HAM diteriakan paling keras, Tapi giliran anggota Polri/Tni yg terluka atau meninggal akibat brutalnya massa, beritanya adem ayem pd kmn??

Kami jg Manusia, Kami punya Keluarga, Kami Punya Anak Istri, Kami dikirim ke Papua utk Mengamankan Wilayah saudara2 & Rela Meninggalkan Anak & Istri di rumah, dimana Hati Nurani kalian?? klo masyarakat punya HAM sbg tameng, Kami punya apa?? pd Siapa Kami Berlindung?? unsur Pimpinan?? Paling istimewa yg dtg cuma Karangan Bunga.”

“Pimpinan Bermasalah Jangan Lampiaskan ke Kami!”

“Tolong Sampaikan kpd Seluruh Warga, Seluruh Unsur Pimpinan, Kami hanya Bawahan, klo ada Indikasi permasalahan pd Unsur Pimpinan, Jgn Lampiaskan kpd Kami, Kami tdk pernah tahu masalah tersebut, Kami hanya melaksanakan Perintah Pimpinan, Saudaraku,rekanku seperjuangan, Sampaikan BC ini ke seluruh Warga Masyarakat Smoga Terbuka Hati mrk, Kita jg manusia, Kita punya Keluarga. Tolong kalian renungkan Jika shbat dekat, keluarga kalian meninggal krn dianiaya?? Tolong fikirkan mereka karena mereka juga manusia biasa…”

Sumber : Inilah.com

Semoga segera ada jalan terbaik buat penyelesaian konflik ini.

Share
You can leave a response, or trackback from your own site.

No Responses to “Curhat Polisi Papua”

Leave a Reply

CommentLuv badge
A wordpress magazine theme design by Custom Theme Design.